Minggu, 28 Oktober 2018
Hutang itu sejati nya pemutus
Uang, siapa yang tak kenal engkau? Karena engkau orang lupa naak istri ini nya, Karena engkau orang lupa bapak ibu nya, karena engkau orang lupa akan saudara nya bahkan agama nya. kata orang engkau membutakan engkau membahayakan namun kenapa kau selalu jadi primadona?
Tren yang selalu menjadi alasan engkau di butuh kan bahkan untuk memenuhi tren dan gaya zaman mereka sampai rela terhutang dengan jaminan tiket ke neraka,
Memebahas masalah hutang pasti semua orang sangat familiar dengan kata ini, bahkan mungkin ada yang menjadi pemeran nya
Hutang itu sebenar nya adalah jalan menuju kita keterlenaan, menuju pada kesombongan dan bahkan bisa memeicu rusak nya tali persaudaraan
Kenapa hutang bisa di katakan memecah tali persaudaraan karena uang adalah jawaban nya,uang di tuhan kan nya gaya di munculkan nya dan trend di kedepankan nya, namun ketika tak bisa memabyar saat jatuh tempo nya mereka kelabakan dan bahkan menggunakan jurus yang paling jitu bagi ereka,yaitu menghilang
Berbicara soal hutang sebenar nya hutang ini berat loh, salah satu penghalang seseorang masuk surga adalah hutang , karena ini hubungan nya manusia dengan manusia Jadi Hanya bisa di selesaikan dengan manusia itu tersebut
Kadang kita jumpai saat pinjam uang manis bak budak yang baru merdeka namun ketika ingin menagih nya mereka seakan akan lebih bengis dari abu jahal dan kawan nya.
Saat pinajm bak malaikat dengan mata yang berkaca kaca berharap akan bantuan dari sang mangsa nya, namun saat di minta untuk bayar lebih galak dari para penjaga neraka.
Kalo berbicara masalah hutang ini lucu juga, mereka seakan akan selalu ada cara untuk menghidari membayar hutang nya semisal, saat di minta bayar hutang nya selalu bilang selalu tak punya uang namun di instagram selalu berjalan jalan ria,nongkrong di cafe yang mahal harga makanan nya dan bahkan selalu ganti baju setiap nya, ada yang menghilang bak di telah bumi, bahkan ada yang lebih sangar dari penagih nya,
Sebegitu sulit kah kita membantu orang? Menagih hak kita seakan-akan kita yang mengemis kepada nya.
Ingat saudara ku, sekecil apapun hutang mu ada hak orang yang engkau tahan. Setega itukah engkau mempermain kan orang yang telah ikhlas membantu mu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar